LONELINESS ++kesepian
Berapa ramaikah manusia yang mengakui
dirinya “loneliness”? Apakah yang menyebabkan
kesepian itu tiba-tiba datang mencengkam diri kita? Pada waktu bilakah
kita akan kesepian?
Ada yang mengatakan sepi itu seksa,
menyedihkan, kedukaan dan banyak lagi.
Lazimnya kita melihat kesepian itu pada sudut pandangan negatif. Contohnya
ketika si polan mengatakan dia kesepian kita terus menangkap kata-katanya
dengan mentafsir si polan dalam keadaan bersedih malah lebih menarik lagi kita
fikirkan hatinya dalam gunda gulana
akibat daripada kekosongan jiwa. Kadang-kadang kita menganggap kesepian itu
satu kecacatan dalam hidup. Kita seakan kekurangan sesuatu dalam hidup.
Orang-orang yang berasa kesepian lazimnya
dianggap tidak tahu menggunakan masa untuk bergembira. Tidak ada “social life”
? sejauh manakah kebenaran ini?
Cubalah sekali sekala kita menikmati sepi itu dengan penuh keinsafan. Bayangkan ketika kita rasa kesepian tentu sahaja ketika kita besendirian di mana-mana. Apakah yang akan bermain di minda kita? Kita pasti akan mencari-cari siapa kita. Persoalan yang tentu sahaja timbul dalam kotak fikiran kita mengapa kita dirundung sepi. Ketika melihat riak wajah orang lain yang penuh kegembiraan kita akan berasa tersinggung dengan hidup kita. Wajarkah kita bersikap seperti itu.

Tidak salah berteman untuk
menghilangkan sepi tetapi carilah teman yang dapat menyelamatkan kita daripada
ancaman panasnya neraka sijjin. Teman yang paling akrab kepada kita ialah
amalan kita sendiri kelak. Dan Allah adalah kawan yang maha setia ketika
kita kehilangan teman dan tercampak
dalam dunia sepi…..
No comments:
Post a Comment